Mamdani

Zohran Mamdani Undang Pramono Anung ke New York, Bahas Kerja Sama Jakarta dan U20 2026

Wali Kota New York City Zohran Mamdani mengundang Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ke New York untuk menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 pada 19–21 September 2026. Selain mengikuti forum tersebut, Pramono dijadwalkan bertemu Mamdani untuk membahas peluang kerja sama Jakarta-New York, mulai dari transportasi publik dan udara bersih hingga pengelolaan sampah dan keterjangkauan pangan.

nowdots – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertolak ke New York, Amerika Serikat, untuk memenuhi undangan Wali Kota New York City Zohran Kwame Mamdani. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 yang berlangsung pada 19–21 September 2026.

Undangan dari Mamdani disampaikan melalui surat tertanggal 27 Juli 2026. Dalam forum tersebut, Pramono bergabung dengan para pemimpin kota lain untuk membahas berbagai urban issues yang juga menjadi tantangan bagi kota-kota besar dunia.

Agenda tersebut tidak hanya menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk mengikuti forum internasional. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melihat kunjungan ini sebagai peluang memperluas kerja sama konkret antara Jakarta dan New York.

Zohran Mamdani Undang Pramono Anung ke U20 Mayors Summit

Urban 20 atau U20 menjadi forum bagi pemimpin kota besar untuk membawa perspektif pemerintah kota ke dalam diskusi yang berkaitan dengan agenda G20. U20 2026 dipimpin bersama oleh New York dan Los Angeles.

Dalam surat undangannya, Mamdani mengajak Pramono bergabung dengan para pemimpin kota dunia di New York. Pertemuan tersebut juga berlangsung bertepatan dengan rangkaian pembukaan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim menjelaskan bahwa forum selama tiga hari tersebut membahas sejumlah persoalan perkotaan. Isunya mencakup krisis perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, dan kesempatan ekonomi.

Urban 20 merupakan forum yang memungkinkan kota-kota besar menyampaikan perspektif dan rekomendasi kebijakan perkotaan dalam konteks agenda G20. Forum ini mempertemukan para pemimpin kota untuk mendiskusikan masalah yang memiliki dimensi lokal sekaligus global.

Para peserta U20 2026 juga akan merumuskan U20 2026 Communiqué. Dokumen tersebut menjadi bagian dari upaya kota-kota peserta menyampaikan pandangan mengenai berbagai isu perkotaan kepada pemerintah negara-negara G20.

Jakarta sendiri bukan newcomer dalam forum tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah terlibat dalam U20 dan berbagai bentuk kerja sama antarkota untuk membahas tantangan urban.

Pramono Anung Bertemu Zohran Mamdani

Selain mengikuti U20 Mayors Summit, Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Zohran Mamdani pada Minggu, 20 September 2026. Pertemuan tersebut diarahkan untuk membahas peluang kerja sama langsung antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota New York.

Pada 20 September, Pramono dan Mamdani juga telah terlihat bertemu di sela U20 Mayors Summit. Dalam interaksi yang dipublikasikan Pramono, keduanya sempat berbincang ringan mengenai New York Knicks sebelum agenda bilateral yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama.

Pertemuan kedua kepala daerah menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan Pramono ke Amerika Serikat. Pemprov DKI berharap komunikasi tersebut dapat berkembang menjadi program antarkota yang memberikan manfaat konkret bagi warga.

Transportasi Publik dan Udara Bersih Jadi Topik Kerja Sama

Salah satu sektor yang masuk dalam agenda pembicaraan Jakarta dan New York adalah transportasi publik dan udara bersih. Kedua isu tersebut memiliki relevansi bagi kota metropolitan dengan mobilitas penduduk yang tinggi.

Agenda kerja sama juga mencakup pengelolaan air dan ketahanan pesisir. Selain itu, pengelolaan sampah dan keterjangkauan harga pangan menjadi sektor lain yang direncanakan masuk dalam pembicaraan kedua pemerintah kota.

Pemprov DKI menyatakan ingin mendorong kerja sama antarkota tersebut menuju program yang dapat diimplementasikan. Dengan demikian, pembicaraan Jakarta-New York tidak hanya diarahkan pada pertukaran gagasan dalam forum internasional.

Pramono Ingin Bawa Pulang Pengetahuan dan Kemitraan

Pramono menyebut kunjungannya sebagai kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat peran dalam kerja sama antarkota di tingkat dunia. Ia juga mengatakan kunjungan tersebut diharapkan menghasilkan pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta.

Posisi kota-kota besar dalam menghadapi persoalan global menjadi salah satu konteks penting dalam U20. Isu seperti perubahan iklim, perumahan, mobilitas, dan kesempatan ekonomi sering kali memiliki impact langsung terhadap kehidupan masyarakat perkotaan.

Karena itu, forum antarkota memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk bertukar pengalaman mengenai program yang telah diterapkan di wilayah masing-masing. Hasil diskusi kemudian dapat menjadi referensi bagi kota peserta tanpa berarti setiap kebijakan dapat langsung diterapkan dalam konteks yang berbeda.

Pramono Juga Bahas Ketahanan Kota Menghadapi Panas

Agenda Pramono di New York tidak berhenti pada U20 dan pertemuan dengan Mamdani. Gubernur Jakarta tersebut juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam Heat Roundtable yang melibatkan C40 Cities, Harvard University’s Salata Institute for Climate and Sustainability, serta Atlantic Council’s Climate Resilience Center.

Forum tersebut mempertemukan sejumlah pemimpin kota untuk bertukar pengalaman mengenai tantangan panas perkotaan dan ketahanan terhadap perubahan iklim. Wali Kota Freetown dan Wali Kota Paris termasuk di antara pemimpin kota yang disebut akan terlibat.

Pembahasan panas perkotaan memiliki keterkaitan dengan agenda perubahan iklim yang menjadi salah satu topik U20 2026. Kota-kota besar menghadapi tantangan untuk mengembangkan kebijakan adaptasi berdasarkan karakteristik dan kebutuhan wilayah masing-masing.

Ada Agenda Kerja Sama dengan New York University

Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Pramono juga dijadwalkan menandatangani Letter of Intent atau LoI dengan New York University (NYU). Agenda ini terpisah dari pertemuan bilateral dengan Pemerintah Kota New York.

Kerja sama dengan NYU diarahkan untuk mendukung pengembangan industri olahraga dan sektor pariwisata Jakarta. Ruang lingkup yang disebutkan meliputi pemasaran dan pengelolaan event melalui pendidikan serta kolaborasi internasional.

Dengan demikian, agenda Pramono di New York mencakup beberapa layer kerja sama sekaligus. Ada diplomasi antarkota melalui U20, penjajakan kerja sama langsung Jakarta-New York, serta kolaborasi dengan institusi pendidikan.

Jakarta dan New York memiliki konteks sosial, ekonomi, geografis, dan tata kelola yang berbeda. Meski demikian, agenda pertemuan menunjukkan adanya beberapa urban challenges yang menjadi concern kedua pemerintah kota.

Transportasi publik, kualitas udara, pengelolaan sampah, dan keterjangkauan pangan menjadi contoh isu yang masuk dalam rencana pembicaraan. Pengelolaan air dan ketahanan pesisir juga menjadi bagian dari agenda bilateral Jakarta-New York.

Kerja sama antarkota memungkinkan kedua pihak bertukar pengalaman mengenai pendekatan masing-masing. Implementasi kebijakan tentunya tetap perlu disesuaikan dengan regulasi, kondisi sosial, kemampuan fiskal, dan kebutuhan masyarakat di setiap kota.

Kunjungan Berlangsung pada 19–21 September 2026

U20 Mayors Summit 2026 berlangsung di New York pada 19–21 September 2026. Pramono bertolak ke Amerika Serikat menjelang rangkaian agenda tersebut setelah menerima undangan resmi dari Mamdani.

Pertemuan bilateral Pramono dan Mamdani dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September. Pembahasan akan difokuskan pada peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara langsung oleh Jakarta dan New York.

Rangkaian agenda ini berlangsung berdekatan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum PBB di New York. Momentum tersebut membuat New York menjadi titik pertemuan berbagai pemimpin dan institusi internasional.

Undangan Zohran Mamdani kepada Pramono Anung ke New York menjadi bagian dari penyelenggaraan U20 Mayors Summit 2026. Forum tersebut membawa pemimpin kota dunia untuk membahas isu perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, kesempatan ekonomi, serta menyusun U20 2026 Communiqué.

Bagi Jakarta, kunjungan tersebut juga digunakan untuk membahas peluang kerja sama dengan New York. Transportasi publik, udara bersih, pengelolaan air, ketahanan pesisir, sampah, dan keterjangkauan pangan menjadi beberapa bidang yang masuk dalam agenda pembicaraan.

Selain agenda bersama Mamdani, Pramono mengikuti diskusi mengenai ketahanan kota terhadap panas dan memiliki agenda kerja sama dengan New York University. Hasil konkret dari rangkaian pembicaraan tersebut masih bergantung pada tindak lanjut dan kesepakatan yang dibuat oleh pihak-pihak terkait.

Referensi

  1. ANTARA News, 18 September 2026. Pramono penuhi undangan Wali Kota Zohran Mamdani bahas solusi perkotaan.
  2. Tirto.id, 18 September 2026. Zohran Mamdani Undang Pramono ke U20 Mayors Summit, Apa Itu?
  3. Bisnis.com, 18 September 2026. Zohran Mamdani Undang Pramono ke New York, Hadiri U20 Mayor Summit 2026.
  4. detikNews, 18 September 2026. Pramono Bertolak ke New York, Hadiri U20 dan Bertemu Wali Kota Zohran Mamdani.
  5. detikNews, 20 September 2026. Pramono Bertemu Zohran Mamdani: Saya Fans New York Knicks!
  6. Liputan6.com, 18 September 2026. Pramono Terbang ke AS, Bertemu Wali Kota New York Zohran Mamdani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *